Skip to main content

Posts

Si Bungsu di Luar Asumsi

Butuh waktu lama yah ternyata untuk memberanikan diri menulis lagi. Terakhir gue menceritakan sesuatu yang mendalam, entah secara verbal ataupun non verbal, timbal baliknya jauh dari ekspektasi, dan tidak menyenangkan. Bikin trauma, mungkin ya? Curhatan kali ini dimotori oleh kekesalan yang gue pendam sejak pagi. Hm, ada baiknya gue kasih latar belakang cerita ini dulu. Gue, sedang tidak ada kerjaan a.k.a nganggur untuk beberapa saat ini. Gue sedang fokus untuk mempersiapkan dokumen-dokumen S2 gue yang kayaknya kok gak selesai-selesai juga. Gak deng, gue yang terlena dalam kata-kata "ngumpulin niat". Tapi gue mau membela diri. Dengan kayak gitu, bukan berarti gue gak ada kemajuan dalam mempersiapkan dokumen ini. Gue tiap hari bolak-balik mencari universitas yang mungkin menarik dan bisa menjadi destinasi studi gue dalam waktu dekat ini, meskipun pada dasarnya gue punya beberapa universitas yang memang sudah gue incar. Dan masih ada beberapa dokumen lain yang harus gue cocok...
Recent posts

[What's really going on, buddy?]

Udah super lama gue gak menulis disini, terhitung semenjak gue menghapus ratusan postingan gue -mungkin 2015? I don't really remember. Kangen sih, tapi kadang have no idea untuk nulis apa. Kemampuan gue untuk mencuraahkan pikiran udah gak terlatih lagi. Gatau kenapa sih, dulu pas masuk dunia perkuliahan gue ngerasa diri gue better dari diri gue yang sebelumnya. Tapi makin kesini gue makin sadar bahwa produktivitas gue kayanya makin menurun. Cara berpikir gue sekarang juga makin gak jelas. Sekarang gue kalo cerita ke orang bertele-tele banget, gak gampang dimengerti orang. Gue suka dapet banyak keluhan mengenai ini, dan ini makin ngebuat gue maes untuk menceritakan suatu hal yang runut ke orang banyak, termasuk menulis disini. Meskipun pada dasarnya gue menulis ya hanya untuk diri gue sendiri. Bicara tentang "bercerita mengenai diri", gue sendiri makin kesini makin sadar. Sadar bahwa gak ada orang yang bener bener tau tentang diri gue, even diri gue sendiri. Gue bingung ...

[The End]

[The End] Hi, 2017. Thank you for all the memories you gave. They are wonderful yet painful at the same time. I had no day without tears, but it’s really okay for me. I am grateful that I was blessed with strength to through it all. I am grateful that I was not ended up insane. I am grateful that I stand still. I through a lot of ups and down, eventhough I don’t really have any ups on my 2017. This year, I learnt so much about life, about my self and who I really am. This year such a blessing year, yet the worst, so far. I don’t want any worse years ahead. I can’t even express how I really hate this year, What I am struggling for. Actually I didn’t know and would never know about it. I, the one who used to be a very optimistic girl, turned to be the most pessimistic person. I, the one who not used to tears, turned to be the girl who cried every single night. I, the one who used to think that everything is possible and there are so much way to get it, turned to be the one that b...

[Till We Meet Again]

Hai, gue menulis ini hanya karena rasa bosan yang berkepanjangan. Sedikit juga berharap agar bisa rutin menulis, untuk sebuah buku mungkin? Dulu gue sangat sangat sangat suka nulis. Tadinya rajin banget di Blog, terus karena satu dan lain hal di awal semester tiga perkuliahan, gue memutusukan untuk menghapus seantero blog gue, termasuk 100 lebih tulisan gue tentang hidup. Sayang banget gasih? Gue juga nyesel. Apalagi pas inget karena alasan utama gue adalah gue malu. Tulisan gue gak begitu bermutu, kayak teman teman gue yang baru gue temui saat itu. At least, gue ngerasanya gitu. Logika gue (yang selama ini gue kira fine fine aja) ternyata masih jauh belum terasah dibandingkan teman teman gue. Tulisan gue masih seenak jidat, gak rapih kayak yang lain, yang alurnya bisa dibaca tanpa bosan sama orang lain. Menarik. Dari situ, gue merasa bahwa gue gak seharusnya menulis. Gue takut tulisan gue dibaca orang lain. Takut ditertawakan. Sampai pada suatu hari, di liburan gue yang super me...